Merancang Link Hub sebagai Funnel Bisnis

Refleksi merancang link hub untuk menghubungkan traffic media sosial, informasi produk, dan percakapan WhatsApp bisnis.

Saya awalnya melihat link-in-bio sebagai kumpulan tautan. Ketika mengerjakan kebutuhan Anugrah Bangunan dan NOLIMIT, saya mulai melihatnya sebagai bagian kecil dari perjalanan pelanggan: orang datang dari media sosial, mencari informasi yang relevan, lalu memilih tindakan berikutnya.

Konteks yang berbeda

Untuk Anugrah Bangunan, tujuan utamanya adalah menyatukan leads dari media sosial ke satu halaman, membantu pengunjung menemukan kategori produk, lalu mengarahkan percakapan ke WhatsApp. Saya menempatkan WhatsApp sebagai tujuan akhir karena transaksi dan konsultasi bisnis memang berlangsung di sana.

Untuk NOLIMIT, halaman menghubungkan pengalaman offline dengan kanal digital. Pelanggan dapat melakukan NFC tap untuk menuju Google Review atau halaman rating internal yang saya bangun. Halaman tersebut juga menyediakan informasi bisnis seperti layanan, jam buka, dan lokasi.

Keputusan produk yang saya ambil

  • Menyusun informasi berdasarkan pertanyaan yang kemungkinan dicari pelanggan.
  • Memakai tombol WhatsApp dengan pesan yang sudah memiliki konteks produk.
  • Menyesuaikan identitas visual dengan bisnis agar halaman terasa sebagai bagian dari brand.
  • Menjaga alur tetap pendek karena halaman ini berfungsi sebagai penghubung, bukan aplikasi utama.

Batas dampak yang dapat saya klaim

Saya membangun jalur dari media sosial atau interaksi NFC menuju kanal bisnis yang dituju. Saya belum memiliki data conversion rate yang cukup untuk menyimpulkan bahwa desain tersebut meningkatkan penjualan, jumlah chat, atau Google Review. Dampak yang dapat saya pastikan saat ini adalah tersedianya funnel yang lebih terstruktur dan dapat digunakan bisnis.

Apa yang saya pelajari

Proyek ini mengajarkan saya bahwa solusi kecil dapat memiliki konteks sistem yang besar. Keputusan tentang urutan informasi, pesan WhatsApp, dan titik masuk offline perlu mengikuti kebiasaan bisnis, bukan sekadar preferensi desain saya. Langkah berikutnya adalah mengukur klik, percakapan yang dimulai, serta titik pengguna berhenti agar iterasi berikutnya berdasarkan perilaku nyata.

Galeri

Contoh 1: link hub distributor bahan bangunan

Contoh 2: katalog motowash & coffee

Sumber: Tawaran · Alert · Contoh UI

Ditulis oleh Muhammad Yusuf

Berbagi pengalaman membangun software, bereksperimen, dan memahami bisnis.