Merakit Workflow AI Hemat untuk Side Project
Cara saya membagi eksplorasi, coding, dan monitoring ke beberapa alat agar side project tetap bergerak tanpa biaya yang cepat membesar.
Di tengah biaya langganan yang terus bertambah, saya bercanda menyebut pilihan saya sebagai "model bansos". Maksudnya sederhana: gunakan akses gratis yang tersedia untuk bereksperimen, lalu bayar ketika pekerjaan memang membutuhkan kestabilan dan konteks yang lebih panjang.
Pada saat post ini dibuat, saya memakai Muse Spark 1.3 melalui OpenCode dan Qwen 3.8 Max melalui xKiro. Saya tetap memakai ChatGPT dan Codex untuk brainstorming, implementasi yang lebih panjang, serta pembuatan visual. Paseo menjadi tempat saya melihat pekerjaan agent dari desktop dan ponsel.
Why: menjaga ruang untuk mencoba
Side project sering dimulai tanpa kepastian akan menjadi produk. Jika setiap percobaan langsung memakai layanan berbayar, biaya dapat naik sebelum saya memahami masalah yang ingin diselesaikan.
Akses gratis memberi ruang untuk membuat spike, membandingkan pendekatan, dan membuang ide yang lemah lebih cepat. Uang kemudian saya arahkan ke pekerjaan yang membutuhkan kontinuitas dan hasil yang lebih konsisten.
How: satu alat untuk satu kebutuhan
Saya membagi workflow berdasarkan jenis pekerjaan:
- OpenCode dan model gratis saya gunakan untuk eksplorasi awal.
- xKiro memberi akses ke beberapa model melalui satu endpoint, sehingga pergantian model lebih mudah diuji.
- Codex saya gunakan ketika perubahan menyentuh banyak file dan perlu diverifikasi sampai selesai.
- ChatGPT membantu saya mematangkan arah, bahasa, dan visual.
- Paseo membantu saya memantau agent yang berjalan di komputer dari perangkat lain.
Saya tetap membaca diff, menjalankan build, dan memeriksa hasil di perangkat yang dituju. Model hanya mempercepat pekerjaan. Keputusan akhirnya tetap milik saya.
What: workflow yang bisa berubah tanpa mengulang dari awal
Hasil paling berguna dari eksperimen ini adalah susunan kerja yang tidak bergantung pada satu model. Ketika akses gratis berubah atau sebuah model kurang cocok, saya dapat mengganti bagian tersebut tanpa membongkar seluruh proses.
Nama model, harga, dan limit pada gambar merekam kondisi ketika saya membuat post. Semuanya dapat berubah. Saya tidak memakai endpoint promosi sebagai fondasi layanan produksi atau untuk data yang belum saya pahami kebijakan privasinya.
Media dari post Threads




Yang saya pelajari
Hemat tidak berarti selalu memilih opsi gratis. Waktu review, perpindahan alat, dan pekerjaan yang harus diulang juga memiliki biaya. Saya perlu memilih alat berdasarkan risiko tugas, lalu menyimpan bukti berupa build, test, dan hasil yang dapat diperiksa.
Sumber: Post dan media asli di Threads · Daftar model xKiro · Dokumentasi Paseo